SEJARAH INDOBARCA BATAM

             “mes ques un comunitat” 
(Revisi dari : https://indobarcabatamkepri.blogspot.co.id/2018/01/sepotong-sejarah-indobarca-batam.html)
Siapa sangka kami dipersatukan dari grup chat Beetalk. Aplikasi chat yang kebanyakan diisi pria hidung belang (like me) dan wanita/waria berkantung kempes. Sebut saja Andre Kaiman, pria gempal pecinta film Hollywood ini tidak menyangka grup chat yang didirikannya dulu menjadi salah satu komunitas fans club Eropa terbesar di kota ini. Keisengannya membuat grup chat penyuka tim Fc Barcelona yang awalnya beranggotakan ±15 orang dan menamakan diri dengan Fans Barcelona mempertemukannya dengan orang-orang penuh gairah seperti AgusJulio, Ramanda, Dariansyah, Madja, Pamba, Anas, dll. Kesatuan visi membuat mereka cepat akrab meskipun belum bertemu secara fisik.

Tak hanya sebatas dalam grup chat, mereka mulai mengatur waktu untuk kopdar (kopi darat), nobar (nonton bareng), dan funfutsal. Agus yang belum mengenal siapapun secara personal rela memboking lapangan pakai uang pribadi demi funfutsal pertama mereka, Triniti Seraya Futsal menjadi saksinya. Sebelumnya memang telah terjadi beberapa kali kopdar tapi tidak banyak yang datang. Selain di dunia maya, dikehidupan nyata mereka cepat akrab dan tidak canggung. Pertemuan-pertemuan berikutnya berlanjut, dari nobar Barcelona, kopdar, funfutsal biasa, hingga ke nobar film (bioskop), karaoke, atau sekedar jalan bersama. Sampai tercetus untuk mengganti nama grup atas saran Dariansyah menjadi Cules Batam Islands.
Tak ingin hanya stagnant begini, akun-akun media sosial mulai dibuat, follower (twitter/Instagram) dan permintaan pertemanan (Facebook, Beetalk, LINE, Path, dll) mulai membludak, sesuai prediksi mereka sebelumnya kalau penyuka Fc Barcelona di kota ini cukup banyak seiring prestasi tim tersebut yang melejit di Eropa. Funfutsal sekaligus kopdar telah rutin dilaksanakan, sampai ada seseorang yang datang dari luar kota untuk sekedar main futsal dan menanyakan status komunitas ini. Sayang dengan massa sebanyak ini tidak terdaftar resmi di pusat (Barcelona, Spanyol), “kenapa tidak menggabungkan diri menjadi Indobarca saja?” begitu komentarnya. Indobarca (IB) adalah salah satu komunitas fans club Fc Barcelona yang ada di Indonesia yang telah dilegalkan/diakui langsung oleh klub yang bermarkas di kota Catalunya (Spanyol) tersebut. Dengan penuh pertimbangan Andre, Agus, Julio, dkk mencari informasi bagaimana cara menggabungkan diri menjadi Indobarca.

Mengganti Cules Batam Islands menjadi Indobarca Batam (IBB) tidaklah perkara mudah, setelah proses negosiasi dengan Indobarca pusat (via phone), mereka diarahkan untuk menemui Melky Febryans koordinator chapter (korchap) Penya Indobarca Tanjungpinang untuk memenuhi syarat yang telah ditentukan diantaranya: pengangkatan koordinator/ketua dan perangkatnya, pembentukan struktur organisasi, laporan agenda rutin, dll. Setelah semua dipenuhi dan melaporkan secara langsung kepada utusan Indobarca Tanjungpinang tersebut, pada tanggal 22 Maret 2015 berlokasi di Coffe Town Kepri Mall, Indobarca Batam resmi berdiri dengan status embrio atau anak dari Penya Indobarca Tanjungpinang.

Disisi lain pada tahun bersamaan Fans Club Barcelona Indonesia (fans club Fc Barcelona lainnya) yang lebih dikenal dengan FCBI juga terbentuk di kota ini. Namun karena konflik internal, banyak anggota dari FCBI bergabung ke Indobarca Batam.

Sepanjang tahun 2015 sampai 2017 Indobarca Batam sering mengalami pergantian perangkat kepengurusan dikarenakan berbagai masalah individu, seperti Eghy Frabas karena sibuk kerja dan mengurus keluarga memilih mengundurkan diri dari koordinator/ketua pertama, dan lewat hasil voting terpilih Hiron Andika sebagai penggantinya. Tak jauh berbeda dengan Erick yang harus mengundurkan diri dari divisi event karena pindah kerja ke luar kota, sejurus dengan Arfan yang harus melepas jabatannya sebagai sekretaris jendral (sekjen) karena kontrak kerja yang telah habis di Batam jadi harus mudik permanen ke kampung halaman, begitu juga dengan jabatan-jabatan lainnya. Dan sepanjang itu banyak agenda besar telah dilaksanakan diantaranya nobar akbar, anniversary, turnamen futsal internal, turnamen futsal sesama fans club eropa di Batam, turnamen futsal umum, pembuatan kaos seragam, pembuatan jersey futsal, merchandise, dll. Tak hanya itu, sebelum pergantian status (embrio ke penya), Indobarca Batam juga pernah diliput wartawan lokal dan muncul di koran harian Tirbun Batam 
LEGALITAS
Dipenghujung tahun 2017 lewat perwakilan IBB (Fahmi dan Ricci) yang ikut menghadiri Gathering Nasional Indobarca se Indonesia di kota Batu, Malang. Indobarca Batam resmi diangkat menjadi Penya Indobarca Batam tertanggal 1 Oktober 2017 yang ditanda tangani langsung oleh Presiden Indobarca Indonesia yaitu Satria Juliarto Wibisono. 
Big Thanks for Fahmi n Ricci!
Untuk memenuhi ketentuan menjadi penya, kepengurusan IBB harus diupdate kembali sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADART) Penya Barcelonista Indobarca dalam musyawarah chapter (muschap) yang menghasilkan Pengurus Baru dan Terpilih Periode 2017-2019 yakni sebagai berikut : 

Koorchap                                           : Hiron Andika
Sekjen                                                 : Ramanda
Bendahara                                         : Tri Atmaja Putra
Divisi Event                                     : Andre Kaiman, Agustian Eka P, M. Fahmi, dan Rahmat Ucil.  
Divisi Olahraga                     : Dhewa Andy R, Awem Muharam, Eko Yusup O, dan Asfar Arianto.   
Divisi Teknologi Informasi     : Vindo Syofyan, N. Dariansyah, Aldino Oka M, dan Bendri Wijaya.  
Divisi Marketing dan Komunikasi : Ricky Mulihardi, Rudi Ardoni, Agam Surkani, dan Yanda Marsyah.  
Dan sampai saat ini ±200 orang telah bergabung ke Indobarca Batam.

Semoga kedepan Indobarca Batam tetap aktif, eksis, kompeten, selalu kompak, serta makin dikenal masyarakat luas, kota Batam khususnya. Semangat!!! (bw)

PENGURUS PENYA INDOBARCA BATAM 2017-2019

Komentar