NOBAR BARCELONA VS ATLETICO MADRID


-satu nol-

“Gooollllll!!!!!!” kami berhamburan di depan layar merayakan gol indah yang diciptakan Messi lewat tendangan bebas. Dwiky nyaris merobohkan layar sembari berteriak paling lantang, gol di menit 26 menandakan masih panjangnya waktu untuk menciptakan gol selanjutnya yang makin mendekati tebakan skornya 3-2 untuk kemenangan Barcelona. Namun skor 1-0 bertahan hingga pertandingan dinyatakan selesai oleh wasit Jesus Gil Manzano. Dwiky kecewa.

Penuh gengsi, itulah tema yang tepat untuk mewakili pertandingan malam ini, dua tim yang sama-sama ingin point penuh tampil dengan keras. Barcelona yang hanya berbagi point dengan Las Palmas Jumat kemaren berambisi untuk menjauhkan diri kembali dari Atletico Madrid yang berada di posisi dua klasemen begitu juga sebaliknya.

Minggu, 4 Februari 2018 Journada 27, Barcelona menjamu Atletico Madrid. Setelah imbang dari Las Palmas nampaknya Valverde tidak mau kecolongan lagi mengingat jarak point semakin tipis dengan Atletico Madrid. Di rumah sendiri Barcelona tampil dominan sejak menit awal, gerakan Messi, Coutinho, dan Suarez di depan dibantu dengan kreator lapangan tengah yang solid, Iniestas, Rakitic, Bosquet, serta dua pemain sayap yang siap maju mundur cantik, Jordi Alba dan Sergi Roberto. Dua benteng yang selalu sigap membantu Ter Stegen dari serangan balik Atletico, Pique dan Umtiti. Atletico bermain disiplin, dengan menempatkan banyak pemain di lini tengah untuk mengacaukan permainan Barca, merebut bola, dan melakukan serangan balik. Namun pada menit 26 setelah Messi dilanggar Thomas di luar area penalty, Barca mendapatkan freekick yang dieksekusi langsung oleh pemain Argentina tersebut. Dengan sepakan yang melengkung bola gagal dihalau Jan Oblak dan merubah skor menjadi satu nol untuk kemenangan Barcelona. Gol tersebut membuat permainan Atletico menjadi lebih terbuka. Permainan saling serang disuguhi sampai peluit panjang dibunyikan, namun skor tidak berubah, kemenangan yang ditunggu untuk Barcelona dan Agam. Kenapa Agam? Berikut penjelasananya…

"siapa kita?!! Indobarca!!!"

Di depan layar proyektor foodcourt Playground Pelita, kami (Indobarca Batam) kembali hadir seperti biasa, nonton bareng. Formasi yang sedikit berubah setelah kepergian Fahmi, bahkan sudut itu, sudut dimana biasanya Fahmi mojok sendiri dengan senyumannya dikosongkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan, hehe. “Siapa yang akan habisin sisa roti ini?!” celetuk Aldino menyindir atas ketiadaan Fahmi. Sepotong sisa roti bakar Bandung traktiran dari Vindo untuk peserta nobar memang mengingatkan kami padanya, haha.

Uang kembali ditumpuk dimeja bandar, tebak skor samping tidak pernah lewat untuk match kali ini. Agam, Bang Andre, Dwiky, Aldino, Dhewa, Indra, Vindo, Ricky, Yanda, Zubeir, Yudi, dan Edward ikut andil. 12 orang dengan 12 prediksi skor. Anda mungkin paham berapa pounds uang di atas meja kami, hahaha. Sepanjang pertandingan hanya Agam, Ricky dan Indra yang ketar-ketir, mengingat tebakan mereka yang mungkin tepat, Agam menebak 1-0 untuk kemenagan Barca, Indra menebak 2-0, dan 1-1 (seri) untuk Ricky. Sisanya menebak jauh dari skor yang tertera di lapangan. Ricky yang sempat gembira pada menit ke-86 ketika Atletico menyamakan kedudukan lewat sepakan Kevin Gameiro umpan dari Diego Costa, kembali lesu setelah hakim garis menyatakan Costa terlebih dahulu berada dalam posisi offside.

"Pemegang meja taruhan," -Indra, Agam, dan Aldino

“Mana jambu?!” sapa Ramanda disela pertandingan ketika Boy Stegen (sapaan Boy) bersiap duduk untuk ikut nobar. Boy yang sering datang membawa sekantong jambu tampaknya ditunggu betul malam ini oleh Ramanda. Setelah sempat berkicau di grup WA atas kekecewaannya tidak pernah kebagian jambu dari Boy, malam ini dia menagih itu. Boy hanya senyum mengisyaratkan tidak ada jambu malam ini, tidak tau kalau besok, hehe.

Ki-ka: Ginsar, Boy Stegen, dan Edward

Setelah peluit panjang dibunyikan Agam tanpa dikomandoi menyikat semua duit taruhan. Aldino yang mengeluh kekalahan kecipratan bagian, dan makin tersenyum lebar ketika kopi hitam yang dipesan dibayari Julian, “rezki enggak kemana” celetuknya. Indra yang sedari tadi musuhan mendadak mengelus Agam, dan dapat bagian. “Nyumbang terus kita bang, setaun kek gini bisa umroh lo!” umpat Dwiky ke bang Andre, “beli pulaupun bisa!” timpal bang andre. 
Pesan moral malam ini, "Tak ada musuh abadi dalam perjudian, yang ada ada hanya keuntungan." haha. (bw)

"Duo Y," Yosep dan Yanda

"Wenger Out!" -Aldino

"Hi..saya Dwiky, ganteng kan?!"

"Sini Nda ku peluk." -Julian



Komentar